DPW LDII Jawa Barat

Ketum LDII Tekankan Ormas Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Jawa Barat

18 Oktober 2026
Ketum LDII Tekankan Ormas Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Jawa Barat

BOGOR – Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menegaskan organisasi kemasyarakatan (ormas) harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, bukan hanya bagi warga organisasinya. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Capacity Building dan Kaderisasi Pengurus DPW LDII Jawa Barat di Villa Kampung Sawah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

“Organisasi harus dapat memberikan manfaat dan kemaslahatan yang dapat dirasakan masyarakat. Bukan hanya untuk warga LDII saja, tapi juga dapat dirasakan untuk masyarakat luas pada umumnya,” ujar Dody.

Menurutnya, LDII Jawa Barat memiliki potensi besar untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui karya nyata dan kolaborasi dalam delapan bidang pengabdian LDII untuk Bangsa yang sejalan dengan program pemerintah.

Dody menyoroti potensi pengembangan program ramah lingkungan, salah satunya melalui eco-pesantren yang telah berjalan di sejumlah pondok pesantren di bawah naungan LDII. Program tersebut, menurutnya, dapat diperluas hingga ke lingkungan rumah warga dan masyarakat sekitar.

“LDII Jawa Barat eksistensinya sudah ada di 27 kabupaten dan kota. Program-program yang sudah ada seperti eco-pesantren yang sudah berjalan di ponpes-ponpes naungan LDII, rumah warga LDII dan lingkungan sekitarnya, dapat ditingkatkan lagi. Sampah-sampah tersebut dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan peningkatan kapasitas dan kaderisasi tersebut mampu mengembangkan potensi setiap peserta sehingga melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang cakap, unggul, profesional, dan religius. Dengan demikian, kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan Jawa Barat di masa mendatang dapat semakin kuat.

Ketua DPW LDII Jawa Barat, Drg. H. Dicky Harun, Sp.Ort., mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas pengurus sekaligus mempersiapkan kader organisasi di berbagai tingkatan.

Menurut Dicky, tantangan internal maupun eksternal dalam kehidupan berorganisasi dan bernegara semakin kompleks. Karena itu, LDII harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“LDII harus bisa beradaptasi dan hadir memberikan solusi yang terbaik dan kontribusi nyata untuk bangsa,” kata Dicky.

Ia juga berharap materi yang disampaikan para narasumber dapat menambah wawasan dan keterampilan peserta dalam mengelola organisasi. Hal ini dinilai penting agar LDII semakin mampu menjalankan program strategis yang selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“LDII organisasi yang selalu beradaptasi dengan kemajuan zaman, organisasi yang punya karya. Saya berharap para pemateri yang hadir dalam acara Capacity Building dengan tema ‘Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan dan Kapasitas Kader dalam Mewujudkan Kontribusi Nyata LDII untuk Pembangunan Jawa Barat’ dapat mentransfer ilmu kepada para generasi penerus yang hadir hari ini,” tuturnya.

Asisten Daerah I Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Asep Sukmana, turut mengapresiasi kontribusi LDII dalam membantu menangani persoalan masyarakat. Salah satu program yang disorot adalah pembangunan rumah layak huni bagi warga kurang mampu yang telah dilaksanakan LDII Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Asep menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan warga.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk LDII, untuk mewujudkan ‘Jawa Barat Istimewa’. Kami sangat mendukung model kaderisasi dan pembekalan keahlian seperti ini agar para pemuda memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut turut dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) H.M. Rahmat dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Chairul Naim.

Sekitar 300 pengurus LDII dari tingkat DPW dan DPD kabupaten/kota se-Jawa Barat mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata kelola organisasi, penguatan kelembagaan, pendidikan keagamaan, serta dakwah yang disampaikan oleh jajaran DPP LDII.

Melalui kegiatan ini, LDII Jawa Barat diharapkan semakin mampu memperkuat kualitas kader, meningkatkan profesionalisme pengurus, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Berita Terkait

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

0/1000