---
title: "LDII Jabar Dorong Dakwah Kolaboratif: Dari Gerakan Keagamaan Menjadi Mitra Strategis Pembangunan"
type: "article"
published: "2026-10-18T10:11:03.000Z"
modified: "2026-10-18T10:11:03.000Z"
image: "https://ldiijabar.or.id/media/2026/10/19ae398e-kwah-Kolaboratif-Dari-Gerakan-Keagamaan-Menjadi-Mitra-Strategis-Pembangunan.jpeg"
url: "https://ldiijabar.or.id/berita/ldii-jabar-dorong-dakwah-kolaboratif-dari-gerakan-keagamaan-menjadi-mitra-strate"
markdown: "https://ldiijabar.or.id/berita/ldii-jabar-dorong-dakwah-kolaboratif-dari-gerakan-keagamaan-menjadi-mitra-strate.md"
language: "id"
---

# LDII Jabar Dorong Dakwah Kolaboratif: Dari Gerakan Keagamaan Menjadi Mitra Strategis Pembangunan

BOGOR \- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Barat menggelar kegiatan _Capacity Building_ dan Kaderisasi Pengurus DPW & DPD LDII Se-Jawa Barat di Villa Kampung Sawah, Cimande, Kabupaten Bogor, pada 15–16 Oktober 2026.

Mengusung tema optimalisasi tata kelola kelembagaan dan kapasitas kader, kegiatan ini menjadi sarana penguatan peran organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII, Dr. Wilnan Fatahillah, S.H.I., M.H., M.M., CFLS., CLA, menyampaikan paparan kunci bertajuk _"Strategi Dakwah Kolaboratif DPW LDII Jabar: Dari Gerakan Keagamaan Menuju Mitra Strategis Pembangunan Bangsa"_.

Wilnan menegaskan bahwa arah perkembangan dakwah LDII saat ini berfokus pada reorientasi visi, yaitu beranjak dari kegiatan yang berpusat di internal menuju gerakan dakwah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, dakwah di era modern tidak lagi cukup hanya dilakukan melalui mimbar ceramah.

"Tantangan umat semakin kompleks. Masyarakat membutuhkan solusi nyata, pemerintah memerlukan mitra sosial yang kompeten, dan generasi muda memerlukan dakwah yang relevan," ujar Wilnan di hadapan jajaran pengurus LDII se-Jawa Barat.

Ia menambahkan, landasan dakwah LDII tetap berpegang pada Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 125, yang mengedepankan tiga metode utama: hikmah (kebijaksanaan berbasis data dan konteks), _mau'izhah hasanah_ (edukasi yang santun), serta _jidal bi al-lati hiya ahsan_ (dialog yang objektif dan saling menghormati).

Guna mewujudkan dakwah yang terstruktur dan berdampak luas, Wilnan merumuskan konsep 4K Dakwah Strategis:

1. Kenali: Memahami arah kebijakan serta program prioritas pemerintah.
2. Kolaborasi: Membangun kemitraan strategis dan mempererat tali silaturahim dengan pemangku kepentingan.
3. Kerjakan: Melakukan aksi nyata di bidang keagamaan, sosial, lingkungan, pendidikan, hingga hukum.
4. Kuantifikasi: Mengukur dampak program secara berkala dan terukur demi menjaga keberlanjutan.

"Prinsip utamanya adalah jangan hanya meminta pemerintah hadir dalam acara LDII, tetapi tawarkan program nyata yang membantu menyelesaikan persoalan masyarakat," tegasnya.

LDII memetakan tiga institusi utama sebagai mitra prioritas dalam menjalankan program kontributif:

* Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) / Kesbangpol: Berfokus pada penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan sosial, dan pencegahan konflik melalui program unggulan seperti _Kampung Harmoni_.
* Kementerian Agama (Kemenag): Menyelaraskan program moderasi beragama, bimbingan keluarga maslahat, hingga edukasi ekologi berbasis keagamaan lewat program _Ekoteologi dan Fikih Lingkungan_.
* Kejaksaan RI: Membangun budaya sadar hukum, pencegahan korupsi, dan penguatan integritas pengurus melalui program _Dakwah Integritas_.

Melalui silaturahim kelembagaan dan kerja sama yang terukur, LDII menargetkan terbangunnya tiga jenis kepercayaan publik, yakni Kepercayaan Sosial (masyarakat merasakan manfaat nyata), Kepercayaan Kelembagaan (pemerintah melihat LDII sebagai organisasi yang tertib dan kooperatif), serta Kepercayaan Publik (konsistensi antara nilai agama dan tindakan nyata).

"Dakwah yang kuat bukan hanya didengar, tetapi dirasakan manfaatnya. Organisasi yang besar bukan hanya dikenal, tetapi dipercaya karena kontribusinya," pungkas Wilnan.

---
Sebelumnya: [Kaderisasi Pengurus LDII Jabar, DPP Tegaskan Pentingnya Penguatan Kelembagaan Organisasi](https://ldiijabar.or.id/berita/kaderisasi-pengurus-ldii-jabar-dpp-tegaskan-pentingnya-penguatan-kelembagaan-org.md) · Selanjutnya: [Owner Villa Kampung Sawah Paparkan Kunci Sukses Kepemimpinan Bagi Kader LDII](https://ldiijabar.or.id/berita/owner-villa-kampung-sawah-paparkan-kunci-sukses-kepemimpinan-bagi-kader-ldii.md)
