---
title: "Perkuat Silaturahim LDII Dan Kesbangpol Pangandaran Ajak Warga Cintai NKRI Lewat Pancasila"
description: "Pangandaran (25/06) – Dalam upaya memperkokoh semangat nasionalisme dan integritas masyarakat, DPD LDII Kabupaten Pangandaran menggelar seminar pendidikan Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela…"
type: "article"
published: "2026-06-25T04:09:13.000Z"
modified: "2026-06-25T04:09:13.000Z"
categories: ["Kegiatan LDII"]
image: "https://ldiijabar.or.id/media/wp/2026/06/Perkuat-Silaturahim-LDII-Dan-Kesbangpol-Pangandaran-Ajak-Warga-Cintai-NKRI-Lewat-Pancasila-1.jpeg"
url: "https://ldiijabar.or.id/berita/perkuat-silaturahim-ldii-dan-kesbangpol-pangandaran-ajak-warga-cintai-nkri-lewat-pancasila"
markdown: "https://ldiijabar.or.id/berita/perkuat-silaturahim-ldii-dan-kesbangpol-pangandaran-ajak-warga-cintai-nkri-lewat-pancasila.md"
language: "id"
---

# Perkuat Silaturahim LDII Dan Kesbangpol Pangandaran Ajak Warga Cintai NKRI Lewat Pancasila

Pangandaran (25/06) – Dalam upaya memperkokoh semangat nasionalisme dan integritas masyarakat, DPD LDII Kabupaten Pangandaran menggelar seminar pendidikan Pancasila, wawasan kebangsaan, dan bela negara. Acara yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran pada Kamis (25/6/2026) ini bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pangandaran.

Seminar ini mengusung tema "Mewujudkan Masyarakat yang Tangguh, Berintegritas, dan Cinta NKRI". Hadir sebagai pemateri utama adalah Kepala Bakesbangpol Pangandaran, Dr. Gumilar, S.Pd., MM., CH., CHt., pNNLP, yang dikenal memiliki latar belakang multidisiplin di bidang pendidikan dan psikologi.

Dalam paparannya, Dr. Gumilar menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan teks, melainkan dasar negara yang harus diaktualisasikan sebagai ideologi yang hidup (_working ideology_) dalam tindakan nyata sehari-hari. Ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahim antarwarga untuk menangkal berbagai tantangan zaman, seperti krisis identitas dan polarisasi sosial akibat hoaks di media sosial.

"Pancasila ada di dalam jiwa kita, di dalam detak jantung kita. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga keutuhan NKRI," ujar Dr. Gumilar di hadapan peserta seminar.

Terkait wawasan kebangsaan, ia menjelaskan bahwa di era digital, masyarakat harus memiliki literasi digital yang kuat untuk menyaring informasi yang berpotensi memecah belah bangsa. Bela negara di masa kini tidak hanya soal fisik, tetapi juga non-fisik, termasuk berperan aktif memajukan bangsa sesuai profesi dan kemampuan masing-masing.

Secara khusus, Dr. Gumilar juga menyoroti ancaman "narkoba siber" (_cyber drug_) berupa kecanduan _game_ dan judi _online_ yang kian marak menargetkan generasi muda. Menurutnya, kecanduan ini dapat merusak moral dan masa depan bangsa, sehingga kesadaran bela negara sangat diperlukan untuk membentengi diri dari pengaruh negatif tersebut.

Melalui kegiatan ini, LDII diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mencetak "Profil Pelajar Pancasila" yang beriman, mandiri, kreatif, dan memiliki sikap gotong royong demi kejayaan Indonesia Raya.

---
Sebelumnya: [LDII Ajak Masyarakat Terapkan Prinsip Muzhid Mujhid Hadapi Tekanan Ekonomi](https://ldiijabar.or.id/berita/ldii-ajak-masyarakat-terapkan-prinsip-muzhid-mujhid-hadapi-tekanan-ekonomi.md) · Selanjutnya: [Tingkatkan Bela Negara LDII Pangandaran Gandeng Kesbangpol Wujudkan Masyarakat Tangguh Berintegritas](https://ldiijabar.or.id/berita/tingkatkan-bela-negara-ldii-pangandaran-gandeng-kesbangpol-wujudkan-masyarakat-tangguh-berintegritas.md)
