Kegiatan LDII

Cegah Perundungan, SMP MIBS Beri Penyuluhan Anti Bullying

LDIIJabar.or.id, Sumedang– Tindakan purundungan atau ‘bullying’ yang kerap terjadi di lingkungan sekolah menjadi perhatian khusus banyak pihak untuk mencegah dan mengatasinya. Untuk itu, SMP Mazaya Islamic Boarding School (MIBS) Sumedang, Jawa Barat, bekali peserta didik dengan penyuluhan “Be A Buddy Not A Bully”, Senin (21/11).

Kepala sekolah SMP MIBS, Ari Firmansyah Samiaji mengungkapkan perundungan merupakan tindakan yang sangat berbahaya dan dapat mengancam kesehatan mental, karena akan membawa dampak traumatik pada korbannya, “Islam melarang perbuatan bullying, terlebih tindakan bullying tersebut mengancam keselamatan mental dan jiwa seseorang. Islam mengajarkan kepada kita untuk berkata dan berbuat ahsan, berbuat baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, guru memegang peran penting untuk mencegah bullying di sekolah. Hal ini dapat dilakukan melalui pembentukan karakter anak dengan memberi tahu anak mana yang benar dan mana yang salah, “Ketika ada siswa di sekolah yang membully, ketika ada siswa yang emosi atau amarahnya tidak bisa dikendalikan, maka tugas guru adalah mengingatkan kepada siswa bahwa itu adalah perbuatan yang tidak boleh dilakukan,” lanjut Ari.

Sebagai sekolah yang berada di bawah naungan LDII, Ari Firmansyah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah untuk mewujudkan generasi profesional religius yang memiliki karakter baik, hingga dapat mewujudkan sekolah ramah anak.

“Diharapkan para peserta didik terbentuk akhlakul karimahnya yang lebih baik, terutama berakhlak terhadap sesama manusia dan teman-temannya sehingga tercipta 6 thobiat luhur, sehingga para siswa bisa belajar dengan aman, tenang, dan menyenangkan,” harapnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan di SMP Mazaya Islamic Boarding School selama sepekan. Mereka diberikan materi, dan simulasi anti perundingan, serta membuat produk poster, infografis atau gambar yang memuat pesan cegah perundungan di sekolah.

Ari Firmansyah mengungkapkan rangkaian kegiatan P5 SMP MIBS akan ditutup dengan penampilan karya siswa dengan mensosialisasikan produk yang telah mereka buat, pada 24 Desember mendatang.(FU/LINES)