Kegiatan LDII

LDII dan AMS Sinergi Perkuat Pendidikan Keagamaan di Bulan Ramadan

Pangalengan (20/03) – Ajengan Masuk Sekolah (AMS) Kabupaten Bandung kembali berkontribusi dalam memberikan edukasi keagamaan bagi siswa SMA selama bulan suci Ramadan 1446 H.

Selain menyampaikan tausiah, AMS juga memberikan santunan kepada anak yatim di SMA PGRI 31 Pangalengan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025) ini digelar di dua sekolah, yakni SMA PGRI 31 Pangalengan dan SMA Yadika Soreang.

Ketua MUI Pangalengan, KH. Anshar Hamid, menjadi penceramah dalam tabligh akbar di SMA PGRI 31 Pangalengan, sementara Ajengan Andris Fajar, M.Pd., memberikan materi keagamaan di SMA Yadika Soreang.

Sejumlah tokoh agama dan masyarakat turut hadir dalam acara ini, di antaranya Abah Asep Oman (Syuriah MWCNU Pangalengan), H. Didin Suyadi (pengurus AMS dari LDII), H. Uus Rustiman (pengurus Persis), dan H. Usep (pengurus NU).

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh pengawas SMA Wilayah III KCD Provinsi Jawa Barat, Tono Supriatna, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil Pangalengan.

Para siswa mengikuti tausiah dengan penuh antusiasme dan khidmat. Kepala SMA PGRI 31 Pangalengan, Acep Camcam, mengapresiasi AMS atas pemberian santunan bagi siswa yatim, piatu, dan kurang mampu, yang diharapkan dapat meringankan beban mereka.

Selain tausiah, acara di SMA PGRI 31 Pangalengan juga dimeriahkan dengan penampilan seni hadroh serta lantunan sholawat dari ekstrakurikuler Irmas sekolah.

Sementara itu, di SMA Yadika Soreang, para siswa tidak hanya mendapatkan materi tentang manasik haji dari Ajengan Andris Fajar, tetapi juga berkesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung.

Ketua Umum AMS, Abah Asep Oman, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya acara ini. Ia juga mengapresiasi media lokal seperti Hadas TV dan Syiar Islami Bandung yang turut meliput kegiatan, sehingga dapat menginspirasi sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa.

AMS terus berkomitmen dalam memberikan edukasi Islam yang moderat kepada generasi muda. Dengan pendekatan inklusif yang melibatkan berbagai ormas Islam, AMS berharap dapat memperkuat ukhuwah Islamiah di kalangan pelajar.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, para ajengan, dan tamu undangan, menandai kebersamaan yang erat dalam dakwah Islam di lingkungan pendidikan.

Drs. H. Didin Suyadi, salah satu pengurus AMS dari LDII, menjelaskan bahwa Ajengan Masuk Sakolah (AMS) adalah organisasi keagamaan independen yang diluncurkan oleh Bupati Bandung pada tahun 2023 di SMAN 1.

Organisasi ini bertujuan memberikan materi keagamaan kepada siswa melalui kerja sama dengan sekolah, guna meningkatkan akhlakul karimah serta mencari bibit unggul di berbagai bidang keahlian.

“AMS berkolaborasi dengan SMA PGRI 31 Pangalengan dalam tabligh akbar serta pemberian santunan kepada anak yatim,” ujar Didin Suyadi, yang juga Ketua LDII Kabupaten Bandung.

Ia menambahkan bahwa LDII aktif dalam AMS, dengan dua pengurus yang terlibat, termasuk Finda Kurnia Ramadhan. Didin juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan ini.