LDII Rancaekek Gandeng YPKI Gelar Penyuluhan Cegah Kanker dan Tumor
Rancaekek (25/5) – Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Rancaekek bekerja sama dengan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI) menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk “Pencegahan Kanker dan Tumor” pada Minggu (25/5/2025).
Kegiatan berlangsung di Masjid Al Awwabin, Jalan Walini, Bojongjati, Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ketua PC LDII Rancaekek, H. Andi Mulya, mengatakan bahwa penyuluhan ini merupakan bentuk kepedulian LDII terhadap kesehatan warga, khususnya para ibu dan remaja putri.
Hal ini sejalan dengan pentingnya peran perempuan dalam menjaga ketahanan dan kesehatan keluarga.
“LDII ingin para wanita, khususnya warga LDII, senantiasa sehat dalam mendampingi suami dan membina generasi. Kesehatan keluarga sangat bergantung pada kesadaran dan peran aktif para ibu,” ujar Andi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan seputar kanker dan tumor, pentingnya deteksi dini, serta cara pencegahan melalui pola hidup sehat dan pemanfaatan tanaman berkhasiat yang ada di lingkungan sekitar.
Materi penyuluhan disampaikan oleh narasumber dari YPKI, Najza Yuliani, S.K.M, secara daring melalui WhatsApp.
Hal ini disebabkan kendala lalu lintas yang menghambat kehadirannya secara langsung karena konvoi perayaan kemenangan tim sepak bola PERSIB.
Dalam pemaparannya, Najza menjelaskan empat poin utama termasuk: Pengertian kanker dan tumor serta faktor risikonya, Cara mengenali dan mendeteksi gejala awal, Pola hidup sehat dan hemat untuk menghindari kanker dan tumor, serta Pencegahan berbasis tanaman obat keluarga (TOGA).
“Deteksi dini sangat penting agar angka kesakitan dan kematian akibat kanker dan tumor dapat ditekan,” jelasnya.
Acara ditutup dengan tausiah dan doa oleh Dewan Penasehat PC LDII Rancaekek, H. Wahyudin.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah penyakit berat seperti kanker.
Penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri dari ibu-ibu, remaja putri, serta para bapak yang turut peduli terhadap kesehatan pasangannya.
Sementara itu, remaja putra LDII mengikuti kegiatan luar ruangan berupa permainan futsal dan tenis meja sebagai bagian dari penguatan karakter dan kebugaran jasmani.
