Musda VIII LDII Kabupaten Bandung Resmi Dibuka Bupati Dadang Supriatna Menuju Bedas
BANDUNG – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Bandung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII di Gedung M. Toha, Komplek Pemkab Bandung, Sabtu (23/5/2026). Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dakwah dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Musda VIII kali ini mengusung tema “Bersinergi dalam Dakwah untuk Mengokohkan Akhlak Mulia dan Kemandirian Umat dalam Mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas”. Acara dibuka langsung oleh Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si..
Dalam arahannya, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah LDII di Kabupaten Bandung, terutama dalam membantu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Saat ini, IPM Kabupaten Bandung telah mencapai 75,58 poin dengan rata-rata lama sekolah meningkat menjadi 9,4 tahun.
“Peran LDII sangat besar dalam mendorong peningkatan pendidikan. Saya instruksikan agar seluruh jajaran LDII juga mensukseskan program Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekonomi inklusif,” ujar Bupati Dadang. Beliau juga berpesan agar Musda ini menghasilkan rekomendasi yang selaras dengan visi misi pemerintah daerah maupun pusat.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzie, S.H., menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan wadah memperkuat silaturahim dan menyatukan langkah membangun moral bangsa. Ia mendorong konsep Pentahelix di mana ormas Islam, pemerintah, dan akademisi bersatu padu.
“Kami di DPRD berharap LDII terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda berkarakter luhur dan mandiri,” tutur Renie.
Ketua DPW LDII Jawa Barat, drg. Dicky Harun, Sp. Orth., memaparkan bahwa organisasi ini berpegang pada prinsip 3K, yaitu Karya, Kontribusi, dan Komunikasi. Menurutnya, dakwah tidak hanya melalui lisan, tetapi juga melalui perilaku nyata (dakwah bil hal) yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kabupaten Bandung adalah salah satu daerah yang paling progresif di Jawa Barat. Komunikasinya sangat baik dengan seluruh stakeholder, mulai dari Bupati hingga MUI,” puji Dicky.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung periode 2021-2026, Drs. H. Didin Suyadi, menjelaskan bahwa pihaknya fokus pada delapan program unggulan, mulai dari bidang kebangsaan, ekonomi syariah, hingga teknologi digital. Ia menegaskan pentingnya akhlak mulia sebagai fondasi masyarakat yang harmonis.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Arif Nurul Iman, S.E., melaporkan bahwa rangkaian Musda ini diawali dengan kegiatan Road to Musda seperti Focus Group Discussion (FGD), media gathering, donor darah, hingga cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Musda VIII ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang amanah dan program kerja yang adaptif untuk membawa LDII semakin maju dan berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045.

