Kegiatan LDII

LDII Dukung Kampus Karakter Cetak Pendidik Profesional Religius Lewat Sidang Skripsi Berkualitas

Sumedang (14/07) – Yayasan Metamorphosis Manshurin Indonesia (YMMI) melalui Kampus Karakter menyelenggarakan Sidang Skripsi (Munaqosyah) dan Seminar Proposal bertema “Be Teacher Next Level” di Graha Aulia Jatinangor, Sekretariat DPW LDII Jawa Barat, Sumedang, pada 11–12 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen mencetak pendidik profesional yang berkarakter religius sekaligus mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di era modern.

Sebanyak 16 mahasiswa mengikuti rangkaian sidang yang dilaksanakan secara hybrid, yakni tatap muka dan daring. Model pelaksanaan ini memungkinkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti proses akademik secara efektif.

Ketua Yayasan Metamorphosis Manshurin Indonesia, Drs. Edi Rachman, M.Kes., mengatakan sidang skripsi bukan hanya menjadi tahapan akademik menuju kelulusan, tetapi juga proses pembentukan karakter calon pendidik yang memiliki wawasan luas, kompetensi keilmuan, dan integritas moral.

“Diharapkan menjadi generasi penerus yang memiliki wawasan luas, menguasai ilmu pengetahuan, sehingga mampu menjadi pribadi yang profesional sekaligus religius,” ujarnya.

Dalam pembekalannya, Edi menjelaskan tiga pola pikir yang perlu dimiliki generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman.

Pertama, logika lurus, yakni membiasakan diri berpikir objektif, jujur, rasional, dan berpegang pada kebenaran.

Kedua, logika berhati (empati), yaitu menyadari bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga proses pembinaan harus dilakukan dengan kesabaran, kepedulian, dan tanpa mudah menyerah.

Ketiga, logika transenden, yakni kesadaran bahwa setiap aktivitas berada dalam pengawasan Allah SWT sehingga seluruh pekerjaan harus bernilai ibadah dan memberikan manfaat bagi sesama.

Menurut Edi, semangat belajar juga tidak boleh berhenti setelah menyelesaikan pendidikan formal. Ia mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri sepanjang hayat.

“Hidup adalah perjuangan sampai tutup usia. Terima kasih kepada DPW LDII Jawa Barat yang telah memfasilitasi Kampus Karakter menyelenggarakan sidang skripsi ini. Semoga kerja sama ini membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, dosen penguji Fauzi Nugraha, M.Pd., mengapresiasi kemampuan para mahasiswa selama mengikuti sidang. Ia menilai peserta menunjukkan penguasaan materi yang baik serta kemampuan komunikasi yang melampaui ekspektasi tim penguji.

“Alhamdulillah, mereka mampu mengeluarkan seluruh potensinya. Kami sangat bangga dan terkesan dengan penampilan 16 peserta pada sidang kali ini,” ujarnya.

Fauzi menjelaskan, pelaksanaan sidang berjalan lancar berkat dukungan fasilitas Graha Aulia yang memungkinkan komunikasi antara penguji dan peserta, baik secara langsung maupun virtual, berlangsung tanpa hambatan.

Menurutnya, Kampus Karakter tidak hanya menargetkan lahirnya lulusan bergelar sarjana, tetapi juga mencetak sosok pendidik sekaligus mubalig yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan komunikasi, serta akhlak dan nilai-nilai religius yang kuat.

Melalui tema “Be Teacher Next Level”, Kampus Karakter mendorong mahasiswa untuk terus berkembang menjadi pendidik masa depan yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Hari ini menjadi seorang sarjana bukan lagi sekadar mimpi. Jadilah pendidik yang melangkah satu tingkat lebih maju, terus belajar sepanjang hayat, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal,” pungkas Fauzi.

Penyelenggaraan sidang skripsi dan seminar proposal ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara YMMI Kampus Karakter dan DPW LDII Jawa Barat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, profesionalisme, serta kesiapan mengabdi kepada masyarakat dan bangsa.