Kegiatan LDII

Tim Rukyat LDII Bandung Barat Berhasil Melihat Hilal Safar 1448 Hijriah

Bandung Barat – Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kabupaten Bandung Barat (KBB) sukses melaksanakan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Safar 1448 Hijriah. Pengamatan yang dilakukan di kawasan Cimareme, Kecamatan Ngamprah, membuahkan hasil dengan terlihatnya hilal secara jelas pada Rabu (15/7/2026) petang.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melalui surat edaran nomor E-262/DPP LDII/VII/2026 yang meminta seluruh jajaran wilayah melaksanakan rukyatul hilal serentak. Berdasarkan data hisab awal, saat matahari terbenam pukul 17.48 WIB, posisi hilal berada di ketinggian 13,43 derajat dengan elongasi 14,70 derajat.

“Hilal mulai terlihat pada pukul 18.08 WIB di ketinggian 7,5 derajat,” ujar perwakilan tim rukyat LDII KBB dalam keterangannya.

Secara teknis, hilal terpantau pada Azimuth 292°55’58” dengan umur bulan mencapai 25 jam 5 menit 16 detik. Kondisi ini menunjukkan posisi hilal sudah cukup tinggi dan memenuhi kriteria untuk pergantian bulan dalam kalender Hijriah.

Dalam pengamatan di lapangan, DPD LDII KBB menerjunkan tim ahli yang terdiri dari Eka Karyana, Agus Gunawan, dan Muhammad Ramlan. Ketiganya memastikan proses pemantauan berjalan akurat sesuai kaidah astronomi dan syariat.

Langkah rukyatul hilal ini merupakan bagian dari kontribusi aktif LDII dalam membantu pemerintah dan umat Islam memastikan kepastian penanggalan hari besar. Sebelumnya, Ketua Umum DPP LDII H. Dody Taufiq Wijaya dan Sekretaris Umum Dr. H. Tri Gunawan Hadi telah menginstruksikan agar seluruh Tim Rukyat di tingkat Provinsi hingga Pondok Pesantren berkoordinasi dengan Kementerian Agama setempat dalam melaksanakan tugas ini.

Dengan terlihatnya hilal di wilayah Bandung Barat, maka dipastikan awal bulan Safar 1448 Hijriah jatuh pada keesokan harinya. Hasil pengamatan ini nantinya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan secara nasional.