Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1109980/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Kegiatan LDII

LDII Ikut Doa Bersama, Pemkab Bandung Percepat Penanganan Banjir Longsor

Bandung (13/12) – Bencana banjir dan longsor melanda sedikitnya 15 kecamatan di Kabupaten Bandung sejak awal Desember 2025. Sejumlah wilayah terdampak banjir di antaranya Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, hingga Kutawaringin. Sementara bencana longsor terjadi di Arjasari, tepatnya di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, yang menimbun tiga warga.

Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, upaya evakuasi dan pencarian korban longsor sempat dilakukan oleh aparat gabungan. Namun, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi tanah yang labil serta situasi lapangan yang dinilai tidak aman.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari. Kebijakan ini diambil untuk mempercepat penanganan, distribusi bantuan, serta koordinasi lintas sektor.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS menegaskan bahwa karakter banjir yang terjadi kali ini berbeda dibandingkan periode sebelumnya.

“Banjir ini bukan lagi siklus 20 tahunan. Sekarang bisa muncul setiap lima tahun dengan curah hujan yang sangat tinggi. Kebutuhan di lapangan mendesak, sehingga kami harus cepat menetapkan status tanggap darurat,” ujar Kang DS usai rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Barat dan jajaran terkait.

Kang DS juga turun langsung memimpin pencarian tiga warga yang tertimbun longsor di Arjasari. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area rawan demi keselamatan bersama.

“Zona longsor dan lokasi pencarian hanya boleh dimasuki petugas. Kondisi tanah masih sangat labil,” tegasnya.

Selain langkah teknis, Pemkab Bandung juga menggelar doa bersama dan istigosah sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Fathu, Soreang, Jumat (12/12/2025), dan dihadiri Ketua MUI Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS, Pimpinan Ponpes Al Maarif K.H. Sofyan Yahya, serta ratusan ASN dan unsur masyarakat.

Imbauan Bupati Bandung untuk melaksanakan salat gaib turut dilaksanakan di berbagai masjid, termasuk oleh warga LDII. Di Masjid Manbaul Huda, yang bersebelahan dengan Kantor Sekretariat PC LDII Katapang, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Bandung K.H. Usman Ali bertindak sebagai khatib Jumat sekaligus imam salat gaib.

Sementara itu, PC LDII Ciparay juga mengikuti istigosah yang digelar unsur kecamatan di Masjid Besar Ciparay. Ketua PC LDII Ciparay Asep Rustandi tampak hadir bersama Plt Sekcam, unsur MUI, DMI, serta Kepala KUA Ciparay Ma’wan.

Upaya penanggulangan bencana di tingkat kabupaten ini sejalan dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pusat, yang mendorong perbaikan tata ruang serta penghentian sementara izin pembangunan baru di kawasan rawan bencana, guna menekan risiko kejadian serupa di masa mendatang.