LDII Rancaekek Hadiri Muscam MUI dan Dukung Ketua Terpilih Uwoh
Bandung (12/06) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Rancaekek turut berpartisipasi dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam) Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar di Masjid Besar Rancaekek, Kamis (12/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Jl Rancaekek–Majalaya, Kampung Kaum (Dangdeur), Desa Bojongloa, ini dihadiri tujuh ormas Islam, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), Persatuan Umat Islam (PUI), Mathla’ul Anwar, Sarekat Islam (SI), dan LDII.
Ketua PC LDII Rancaekek, Andi Mulya, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Muscam MUI dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan para ulama dan tokoh umat di wilayah Rancaekek.
“Dari LDII, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. H. Uwoh Saepuloh, M.Ag. Semoga beliau dapat mengemban amanah organisasi MUI menuju arah yang lebih baik, khususnya dalam memperkokoh peran MUI dalam peningkatan kualitas umat,” ujar Andi.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua MUI sebelumnya, Ir. KH. Elan Jaelani, atas dedikasi selama masa khidmat 2020–2025.
Muscam MUI Kecamatan Rancaekek juga dihadiri Camat Rancaekek Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi MUI sebagai mitra strategis pemerintah kecamatan.
“Saya sangat bersyukur bisa berada di tengah-tengah para ulama se-Kecamatan Rancaekek. Semoga sinergi ulama dan umaro bisa terus terjalin untuk kesejahteraan umat,” ujarnya.
Selain itu hadir pula Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H., Danramil Kapten Inf. Sudarwan, serta Sekum MUI Kabupaten Bandung H. Harry Yuniardi.
Ketua MUI sebelumnya, Ir. KH. Elan Jaelani, menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus menutup masa tugasnya. Dalam sidang Muscam, peserta menyepakati tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru periode 2025–2030.
Di akhir acara, serah terima jabatan dilakukan secara simbolis kepada Ketua MUI terpilih, Dr. H. Uwoh Saepuloh, M.Ag. Momen ini menjadi awal baru bagi MUI Rancaekek dalam mengemban amanah keumatan lima tahun ke depan.
