Kegiatan LDII

Lewat Silaturahim LDII dan Kesbangpol Pangandaran Ajak Warga Jaga NKRI Serta Pancasila

Pangandaran (26/05) – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pangandaran, LDII menggelar kegiatan Pendidikan Pancasila, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran, Kamis (25/6/2026).

Acara ini mengusung tema besar “Mewujudkan Masyarakat yang Tangguh, Berintegritas, dan Cinta NKRI”. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahim antarwarga sekaligus membekali masyarakat dengan pemahaman kebangsaan yang kuat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran, Gumilar, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sangat berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya warga LDII, dapat bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan umat beragama. Ia menekankan bahwa pengamalan nilai-nilai luhur bangsa harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami adalah mengajak seluruh warga, khususnya LDII, untuk bersama-sama menjaga kerukunan, pembaruan kebangsaan, serta menjaga stabilitas keamanan. Kita semua berkomitmen menjadikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari keseharian kita,” ujar Gumilar.

Di lokasi yang sama, Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menyampaikan rasa bangganya atas kolaborasi yang terjalin dengan Kesbangpol Pangandaran. Menurutnya, kontribusi aktif warga LDII sangat dibutuhkan untuk mendukung visi Pangandaran sebagai destinasi wisata dunia melalui sikap yang rukun dan kompak.

“Harapannya, warga LDII bersama pemangku kepentingan lainnya terus bergandengan tangan memberikan kontribusi terbaik agar Pangandaran menjadi kabupaten wisata yang mendunia. Hal ini diwujudkan dengan kerja sama, kedamaian, dan sikap saling mendukung,” tutur Dicky.

Selain fokus pada wawasan kebangsaan, Dicky juga mengingatkan pentingnya membentengi generasi muda dari ancaman digital yang masif, seperti kejahatan siber (cyber crime) dan peredaran narkoba melalui dunia maya (cyber drug). Ia menegaskan bahwa penguatan iman, kemandirian, dan budi luhur adalah kunci utama dalam menghadapi dampak negatif tersebut agar LDII dapat membantu Pangandaran terus “melesat” maju.

Melalui kegiatan ini, LDII diharapkan terus menjadi bagian dari pemangku kepentingan yang solid dalam membangun daerah dan menjaga kedaulatan bangsa dalam bingkai silaturahim kebangsaan yang harmonis.