Pengajian Umum LDII Cimanggung, Ketua MUI Dorong Sikap Toleransi Beragama

LDIIJabar.or.id, Sumedang- Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang menyelenggarakan pengajian umum dan silaturahim dengan MUI Kecamatan Cimanggung, pada Minggu (30/10). Kegiatan ini dihadiri oleh warga LDII dan sejumlah masyarakat yang tinggal di sekitar Masjid Baitul Ilmi, Cimanggung.

Dalam tausiyahnya, Ketua MUI Kecamatan Cimanggung, KH. Odang mengungkapkan, dalam beragama perlu membangun sikap saling toleransi, sehingga harapannya perbedaan tidak menjadi pengahalang untuk bersatu.

“Semua orang yang mengucapkan kalimat syahadat adalah umat Islam, tidak perlu dibeda-bedakan, dan semua harus bersatu mengikuti ajaran Rasulullah SAW,” ujarnya.

Ia menambahkan, perbedaan sikap dan pandangan adalah hal yang lumrah. Untuk itu, umat Muslim perlu menyikapinya dengan bijak, dengan sikap saling terbuka dalam menerima perbedaan, “Masalah perbedaan itu bukan suatu hal yang baru, ini sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Yang penting adalah menyikapi perbedaan tersebut dengan toleransi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PC LDII Cimanggung, H. Hari Dwiyono mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jalinan ukhwah Islamiyah antara LDII Kecamatan Cimanggung dengan MUI, sehingga dapat bersinergi dalam membina umat, “MUI sebagai wadah umat Islam. Kami berharap LDII di Kecamatan Cimanggung bisa membantu pemerintah setempat, dan menyelaraskan programnya dengan MUI,” ujar Hari Dwiyono.

Ia juga mengungkapkan kegiatan ini merupakan wujud pembinaan umat yang dilakukan oleh LDII kepada warganya dan masyarakat sekitar, “Kegiatan ini mewadahi pembinaan generasi muda dan seluruh warga LDII supaya melestarikan Qur’an dan Hadits demi menjaga kemaslahatan umat,” ungkap Hari.

Menurut Hari, pembinaan umat yang dilakukan LDII dilaksanakan secara intensif, dan berkelanjutan. Mereka dibina secara berjenjang mulai dari usia TK, SD, SMP, SMA, dewasa hingga lanjut usia dengan mengikuti pengajian rutin 3 kali dalam satu minggu.

“Pembinaan di LDII itu sinergis dan berkelanjutan, tujuannya supaya warga LDII mulai dari usia dini hingga lansia bisa terjaga keimanannya, tidak mudah goyah oleh pengaruh negatif,” sambung Hari.

Hari mengungkapkan, harapannya dengan pembinaan yang intensif, generasi muda LDII dapat mencapai target 3 sukses, yakni alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri, sehingga menjadi generasi yang profesional religius.

Menanggapi hal itu, Ketua MUI Desa Sindang Pakuon, KH. Atim mengapresiasi pembinaan berjenjang yang dilakukan LDII. Menurutnya, pembinaan umat LDII dilakukan secara terencana dan berkesinambungan, sehingga dapat mewujudkan generasi unggul yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa.

“Pembinaan ini yang diharapkan, karena generasi muda sebagai pengganti penerus agama, bangsa, dan agama. Kalau generasi muda tidak dibina, dibiarkan saja, maka hancurlah agama, bangsa dan negara,” ujarnya.

KH. Atim juga berpesan, LDII dapat terus menyampaikan dakwahnya kepada masyarakat dengan dakwah yang menyejukkan, “LDII supaya betul-betul menyampaikan dakwah kepada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kebarokahan pada masyarakat Cimanggung,” ujarnya.

Pengajianumum dan silaturahim MUI dihadiri oleh warga LDII, masyarakat sekitar, dan Forkopimcam Kecamatan Cimanggung

Sementara itu, Kanit Intelkam Polsek Cimanggung, Iptu H. Karlim mengungkapkan LDII merupakan ormas keagaamaan yang terbuka dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, “Warga LDII adalah warga negara yang terbaik, dan selalu berusaha menjadi warga yang baik. Berusaha menjadi warga yang taat hukum. Kami tahu betul bahwa LDII adalah lembaga dakwah yang mengedepankan prefesional, religius, dan nasionalisme’” ujarnya

Ia mengapresiasi komitmen LDII yang selalu mengedepankan kebangsaan dan keagamaan. Menurutnya LDII selalu membentengi warganya dengan wawasan kebangsaan dan keagamaan yang kuat sehingga tidak terpapar paham radikalisme, “Terbukti, warga LDII tidak ada yang terpapar paham radikalismedan sangat toleran terhadap sesama,” pungkas Iptu Karlim. (LINES/ Fitri).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *